Profil

A. Landasan Pemikiran

Pada dasarnya SD dan SMP merupakan satu rangkaian program dalam lingkup Pendidikan Dasar 9 tahun, bukan merupakan satuan pendidikan yang “terpisah”. Sejalan dengan pemikiran tersebut, sudah menjadi keniscayaan jika LPI At-Taqwa juga berupaya menyediakan SMPIT sebagai kelanjutan dari jenjang SDIT yang secara integral menjadi bagian dari pendidikan akhlak 9 tahun.

Sejalan dengan kebutuhan wali murid SDIT At-Taqwa yang sangat mengharapkan keberadaan SMPIT At-Taqwa sebagai pendidikan berkelanjutan yang satu visi dan misi dengan pendidikan yang ditempuh putra-putrinya di jenjang SDIT At-Taqwa.

Kebutuhan akan berdirinya SMPIT At-Taqwa sebagai bentuk implementasi pendidikan akhlak 9 tahun dinilai sudah dalam kondisi mendesak mengingat kondisi lingkungan sosial menunjukkan gejala yang kurang bersahabat bagi tumbuh kembang anak-anak usia jenjang SMP. Hal itu tampak pada intensitas meningkatnya jumlah kasus kenakalan remaja usia SMP yang sudah mengarah pada aspek kriminalitas, di antaranya kasus kekerasan (tawuran), pemakaian narkoba, merebaknya pornografi, dll.

Beberapa pemikiran di atas mendorong Pengurus Yayasan At-Taqwa Babatan Mukti Surabaya untuk memberi tawaran solusi dengan mendirikan SMPIT At-Taqwa sebagai rangkaian program Pendidikan Akhlak 9 Tahun.

B. Visi Pendidikan

Ada tiga visi yang diterapkan dan diintegrasikan dalam seluruh proses pendidikan dan pengajaran di SMPIT At Taqwa, yakni :

1. Visi Ketaqwaan

Visi ketaqwaan merupakan dasar dan landasan utama seluruh program, kurikulum dan aktivitas sekolah. Melalui visi ini, diharapkan siswa akan memiliki karakteristik sbb:

  • Jiwa Taqwa

Melalui ketaqwaan, siswa akan mempunyai jiwa yang tangguh dalam mengemban peran sebagai pribadi pembuka pintu-pintu kebaikan dan mempunyai ‘immune’ terhadap pengaruh negatif lingkungan.

  • Akhlaq karimah

Dengan akhlaq karimah siswa diharapkan menjadi rahmatan lil ‘alamin bagi lingkungannya dan Qurrota A’yun (penyedap mata) bagi orang tua.

  • Qur’ani

Siswa dibiasakan untuk menjadikan Al Qur’an dan As Sunnah sebagai rujukan bagi seluruh aktivitas hidupnya. Hal ini tergambar pada konsepsi spiritual paradigm, yakni proses pembelajaran dan proses pendidikan dikaitkan dengan spirit Al-Qur’an dan As-Sunnah.

2. Visi Nasionalisme

Melalui visi nasionalisme, siswa akan didorong untuk mengambil tanggung jawab sebagai masyarakat Indonesia dalam kerangka menjaga, mengelola, dan memberdayakan aneka anugerah Allah yang tersebar di negeri ini dengan sebaik-baiknya.

3. Visi Global

Melalui visi global, siswa didorong untuk mempunyai awareness tidak hanya sebagai Indonesian citizens,tetapi juga sebagai World’s citizens.

C. Tujuan dan Target Pendidikan dan Pengajaran

Secara umum tujuan dan target pendidikan dan pengajaran SMPIT At-Taqwa adalah mendidik anak didik agar mempunyai :

  1. Akidah yang kokoh
  2. Akhlaq yang karimah
  3. Prestasi akademis optimal
  4. Wawasan/perspektif Internasional.

D. Sistem Pendidikan

SMPIT At-Taqwa mengembangkan sistem pendidikan berperspektif internasional melalui pendekatan VISI SEMESTA Education System yang didesain untuk membantu siswa melakukan transformasi diri melalui pengembangan karakter, ilmu pengetahuan, dan kecakapan hidup untuk berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam peningkatan kualitas peradaban dunia.

Adapun pemikiran pendekatan Visi Semesta yang diterapkan untuk mengelola pembelajaran di jenjang SMP adalah sebagai berikut:

  1. Fundamental Concept
  • Spiritual Paradigm : menanamkan kesadaran bahwa segala aktivitas pembelajaran, baik vertikal maupun horizontal, merupakan upaya untuk menjalankan tugas mulia kemanusiaan dalam kerangka memakmurkan dunia dengan spirit keimanan.
  • Holistic Learning : mengembangkan seluruh potensi kemanusiaan secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, emosi, intelektual, dan spiritual.
  • Multiple Intelligences : menanamkan kesadaran bahwa setiap anak itu memiliki varian kecerdasaann yang berbeda-beda. Untuk itu, siswa didorong untuk menghargai setiap potensi yang ia miliki dengan cara mengoptimalkan pengembangan potensi kecerdasaannya melalui aktivitas pembelajaran di dalam maupun di luar kelas.
  1. Curricular Framework : mengembangkan potensi anak mulai dari pengetahuan (knowledge), pemahaman (understanding), keterampilan (skill), hingga nilai-nilai (values) yang dicapai
  1. Web of Interaction (WoI): Perbedaan mendasar dari sistem yang digunakan di primary year level (pre-school & SD) dan secondary level (SMP) adalah adanya Web of Interaction (WoI), yakni jejaring hubungan antarmata pelajaran yang memberi pemahaman pada siswa bahwa ilmu pengetahuan saling berkaitan dan menyeluruh.

          Web of Interaction (WoI) meliputi :

  • Learning Strategis : membangun kesadaran siswa untuk bertanggung jawab atas kegiatan belajarnya melalui penguasaan learning skills
  • Environment : membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya lingkungan
  • Care and Service : membangun siswa untuk menjadi bagian aktif (positif) dalam masyarakat
  • Social and Cultural Setting : membangun kepekaan dan tanggungjawab sosial siswa
  • Invention : memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi kreativitasnya serta mempertimbangkan dampak pada masyarakat dan pemikiran orang lain dari hasil kreativitasnya
  • Living Together : siswa mempunyai kesadaran akan keberadaan dirinya sebagai bagian dari masyarakat global.

4.  Student Profiles

Berdasarkan pendekatan Visi Semesta, melalui sejumlah aktivitas pendidikan dan pengajaran, diharapkan siswa   SMPIT At Taqwa mempunyai sebelas Student Profiles meliputi :

  • Taqwa : anak diharapkan mampu menerapkan semua aturan agama dalam keseharian, tidak melakukan hal-hal yang dilarang agama
  • Visionary : anak mampu memiliki niat yang benar, berorientasi ke masa depan, berprinsip, bermisi kebaikan
  • Thinker : anak memiliki kemampuan untuk melatih inisiatif dalam menerapkan keterampilan berpikir (berdasarkan Al Qur’an) untuk membuat keputusan yang benar dan untuk memecahkan masalah yang kompleks dalam kehidupan yang lebih baik
  • Responsibility : anak mampu bersikap jujur, ikhlas, bertanggungjawab secara personal, sosial, kultural, dan spiritual
  • Tough : anak mampu memiliki daya tahan fisik dan mental secara prima serta sabar
  • Independent : anak mampu bekerja secara mandiri berdasarkan konsep yang baik
  • Discipline : anak mampu menghargai waktu, mengontrol diri dan mematuhi peraturan
  • Creative Innovative : anak mampu menghasilkan produk dan ide-ide baru
  • Communicator : anak mampu memiliki kemampuan untuk menerima serta mengekspresikan ide-ide dan informasi yang benar secara confidence dengan menggunakan lebih dari satu bahasa, termasuk bahasa simbol matematis
  • Pro Active : anak memiliki kepedulian pada orang lain, cekatan, mempunyai respon positif, dan empati
  • Patriotic : anak mampu menjaga, membela, dan mengelola karunia Allah dalam konteks seluas-luasnya (pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan dunia) sesuai dengan nilai-nilai agama

 E. Kurikulum (Three ways curricullum approach)

SMPIT At Taqwa memberikan pendidikan terbaik bagi pembangunan dan perkembangan potensi usia remaja. SMPIT At Taqwa menerapkan perpaduan National Curriculum dan International Curriculum(ESOL), kurikulum khas (SMPIT At Taqwa), serta Family Curriculum melalui pelibatan orangtua dalam proses pendidikan

1.      (a) National Curriculum (Kurikulum Nasional / KTSP)

National Curriculum (Kurikulum Nasional / KTSP) ini disiapkan untuk dapat memenuhi standar pendidikan nasional.

Bidang studi pokok :

  • Mathematics
  • Indonesian (Language A-1)
  • English (Language A-2)
  • Science
  • Social Studies
  • Civic Education

Bidang studi penunjang :

  • Arts
  • Physical Studies
  • Information and Communication Technology

1.      (b) International Curriculum (ESOL)

International Curriculumyang kita gunakan khusus untuk pelajaran Bahasa Inggris yaitu ESOL(English for Speakers of Other Language) yang dikeluarkan oleh University of Cambridge Esol Examinations, ini disiapkan untuk dapat memenuhi standar pendidikan internasional dengan fokus pada peningkatan kecakapan berbahasa Inggris.

2. Kurikulum Sekolah (Khas SMPIT At Taqwa)

Kurikulum khas ini disiapkan sebagai nilai keunggulan siswa, meliputi :

a. School Curriculum

– Kurikuler: Program ini diarahkan untuk memenuhi standar nasional pendidikan dengan muatan keislaman yang diaplikasikan dalam pembiasaan sehari-hari dan terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran.

  • Al Islam : Fiqh, Tarikh, Akhlak (Character Building), Ghirah Islam, dan Amaliah Ibadah
  • Al Qur’an : Hafalan juz 29 atau 28 dan surat – surat pilihan
  • Arabic (Bahasa Arab praktis)
  • Hafalan Doa Praktis

– Matrikulasi, yaitu seperangkat program yang dimaksudkan untuk melancarkan dan mengefektifkan seluruh program pendidikan dan pengajaran yang diberikan pada siswa. Materi yang diberikan antara lain :

  • Keterampilan beribadah (ketakwaan)
  • Ketrampilan belajar efektif (membaca, mencatat, dan menghafal efektif).
  • Keterampilan berpikir
  • Baca tulis Al Qur’an.
  • Matrikulasi diberikan pada awal tahun ajar bagi siswa baru (kelas 1) selama ± 4 bulan.

3. Ektrakurikuler

Ektrakurikuler wajib

Ektrakurikuler wajib ini dimaksudkan untuk mengupayakan setiap siswa-siswi SMPIT At Taqwa memiliki bekal “Life Skill” yang cukup yang meliputi :

  • Kepanduan ( Pramuka/Leadership skills)
  • Public Speaking

Ekstrakurikuler Pilihan

Ektrakurikuler Pilihan ini, dimaksudkan untuk memberi keleluasaan setiap siswa-siswi memilih kegiatan yang sesuai dengan bakat dan minat mereka sebagai ajang kreatifitas yang meliputi :

  1. KIR Qori’/Qori’ah
  2. Desain Mathematic Club
  3. Basket Penulis Cilik
  4. Robotik Badminton
  5. Volly ball Pencinta Alam
  6. Futsal Fotografer
  7. Musik / Nasyid Sains Club

b. Hidden Curriculum (School Culture)

Hidden Curriculum (School Culture) berisi tentang budaya sekolah dalam rangka membiasakan siswa untuk berperilaku sesuai Student Profiles : Taqwa, Visionary, Thinker, Responsibility, Tough, Independent,Discipline, Creative Innovative, Communicator, Pro Active, dan Patriotic.

3.   Family Curriculum (Kurikulum Keluarga)

Family Curriculum (Kurikulum Keluarga) berisi program membangun kesadaran orangtua pada pendidikan anak-anaknya, sehingga dapat bersinergi dengan program-program yang telah dilaksanakan oleh sekolah, melalui program parenting, home visit, dan sebagainya.

F.  Budaya di SMP Islam Terpadu AT-TAQWA

SMP Islam Islam AT-TAQWA menanamkan budaya – budaya yang baik pada seluruh civitas SMP. Adapun budaya – budaya yang ada adalah:

1. School Without a Bell

“Sekolah tanpa bel” itulah budaya yang ada di SMP Islam Terpadu AT-TAQWA yang bertujuan untuk melatih para siswa dan guru agar terbiasa memanage waktu dengan baik serta melatih rasa tanggung jawab dan disiplin. Untuk menandai sudah masuk waktu jam pelajaran, pihak sekolah mematikan murottal juz 29(sesuai dengan target hafalan) yang sudah dibunyikan sejak pukul 06.30 wib. Ketika bunyi murottal dimatikan pada pukul 06.50 wib maka semua civitas SMP Islam Terpadu AT-TAQWA bergegas mengambil air wudlu dan menuju ke musholla untuk melaksanakan sholat Dhuha.

2. No Bulliying

SMP Islam Terpadu AT-TAQWA sangat menghargai keberagaman dan keterbatasan siswanya baik fisik maupun mental, sehingga siswa nyaman dan aman belajar disekolah.

3. Paperless

Dalam rangka ikut andil menjaga lingkungan hidup, maka SMP Islam Terpadu AT-TAQWA menerapkan paperless pada proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yakni dengan menggunakan sumber belajar berupa laptop.

4. Respect

Menanamkan budaya respek sejak dini pada siswa bertujuan untuk melatih rasa empati dan peduli pada diri sendiri, lingkungannya, dan orang lain.

G.    Kegiatan Belajar Mengajar

  1. Prinsip

Kegiatan pembelajaran dilakukan di dalam kelas (indoor) maupun di luar kelas (out door) agar pembelajaran lebih inovatif dan tidak menjemukan. Adapun prinsip-prinsip yang mendasari kegiatan belajar mengajar tersebut adalah

  • Belajar harus dan dapat menyenangkan (learning is a must and fun)
  • Semua anak dapat dan akan belajar (All can and will learn)
  • Tidak ada anak yang terhenti belajarnya (Continuous Progress)
  • Menekankan Belajar bagaimana belajar (Learn How to Learn)
  • Pelibatan siswa secara optimal dan proporsional dalam pembelajaran

Melalui prinsip tersebut, diharapkan terbentuk suatu “Learning Society” yang menjadikan aktivitas belajar menjadi suatu kebutuhan, menyenangkan, dan terus-menerus sepanjang hayat, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang kubur”.

  1. Waktu Belajar

SMPIT At Taqwa menerapkan konsep full day school dengan lima hari aktif belajar di sekolah

Hari Aktif       : Senin – Jumat

Waktu             : pukul 7.00 – 15.30 wib.

H.  Prestasi Akademis atau Non Akademis

Dalam dua dekade ini, SMP Islam Terpadu AT-TAQWA mampu meraih beberapa prestasi baik akademis maupun non akademis:

  1. Lomba Tahfidz Qur’an juz 30 se Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Juara: 1 dan 2
  2. Lomba Qur’an Tartil se Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Juara 1
  3. Lomba Olimpiade Matematika se Jatim Peringkat ke 20 dari 356 peserta
  4. Lomba Karya Ilmiah se Surabaya Peringkat ke 4 (masuk semi final) dari 150 peserta
  5. Lomba Futsal Peringkat ke 4 (masuk semi final) dari 25 Club Futsal
  6. Lomba Olimpiade B.Inggris Peringkat ke 7 (masuk Semi Final) dari 350 peserta
  7. Lomba Spelling Bee: Juara II Tingkat Provinsi Jawa Timur

I.  Tenaga Kependidikan

Tenaga pendidik yang akan digunakan adalah mereka yang memiliki kualifikasi sebagai berikut :

  1. Sarjana S1 atau S2
  2. Telah mengikuti pelatihan 360 jam dari LPI AT-TAQWA
  3. Pengalaman mengajar yang cukup
  4. Bersifat Murobbi ( Mendidik/Mengasuh)